JEMBATAN SUDAMALA SELESAI: DESA KERTA LAKUKAN PECARUAN DAN PEMELASPAS

Gianyar- Desa Kerta Payangan Gianyar melaksanakan Upacara Pecaruan dan Pemelaspas “Jembatan Sudamala dan Jalan Penyabangan-Bunteh” pada Rabu, 12 Desember 2018 lalu. Upacara ini diadakan setelah proses pembangunan dari bulan Juni hingga bulan Desember oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gianyar. Pekerjaan pembangunan ini juga didukung oleh masyarakat Dusun Bunteh yang juga ikut terlibat dalam pembangunan ini dengan diberdayakan menjadi tenaga pekerja dalam melakukan pembangunan.

Pelinggih Jembatan Sudamala

Upacara ini berlangsung dari pukul 09.00 pagi hingga sekitar pukul 12.30 siang di Jembatan Sudamala, rangkaian kegiatan diawali dengan laporan ketua panitia acara yaitu Kelihan Adat Desa Pekraman Bunteh yang dilanjutkan dengan sambutan oleh Perbekel Desa Kerta dan diresmikan secara simbolis oleh perwakilan Dinas PU Kabupaten Gianyar. Untuk kelengkapan sarana upacara sendiri telah disiapkan sebelumnya secara gotong royong oleh masyarakat Bunteh yang diorganisir oleh Kelihan Adat Desa Pekraman Bunteh.

Sarana Banten Pecaruan dan Pemelaspas Jembatan Sudamala dan Jalan Penyabangan – Bunteh

Upacara Pecaruan dan Pemelaspas diikuti oleh pihak-pihak yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan keberadaan Jembatan Sudamala dan Jalan Penyabangan-Bunteh seperti masyarakat Desa Bunteh, Lembaga Masyarakat Desa Kerta, Badan Permusyawaratan Desa Kerta, Kelihan Banjar Dinas se-Desa Kerta, dan Perangkat Desa Kerta. Biaya dalam upacara ini sepenuhnya ditanggung oleh Dinas PU dan disiapkan oleh masyarakat Desa Bunteh.

Sambutan Perbekel Kerta

Kepala Desa Kerta dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tujuan jembatan ini diupacarai pada hari ini agar tidak ada masalah saat masyarakat melewati jalan ini. Upacara Pecarauan dan Pemelaspas dalam Agama Hindu dipercaya sebagai penyucian jalan secara sekala dan niskala sehingga dipercaya jalan tersebut akan dapat dilalui dengan aman nantinya

Suasana Pecaruan dan Pemelaspas Jembatan Sudamala dan Jalan Penyabangan-Bunteh

Jembatan Sudamala dan Jalan Penyabangan Bunteh dibangun sebagai jalan pokok masyarakat Bunteh untuk mengangkut hasil pertanian dan belanja masyarakat yang sebelum jembatan ini dibangun masyarakat harus menempuh jarak kurang lebih 6 km untuk sampai di Banjar Kerta, namun dengan dibangunnya jembatan ini masyarakat Bunteh hanya melalui perjalanan sepanjang 2km.

Pemendeman Sarana Upacara Pecaruan dan Pemelaspas

Jembatan ini juga sekaligus menjadi jalan lingkar Desa yang menghubungan seluruh dusun yang ada di Desa Kerta, setelah sebelumnya praktis hanya jalan dari Dusun Kerta menuju Dusun Margatengah yang menjadi pengubung semua dusun yang ada di sebelah barat Desa Kerta yaitu Dusun Margatengah, Dusun Seming, Dusun Pilan, Dusun Saren, dan Dusun Bunteh. Dengan hadirnya jalan penghubung baru ini juga bisa dijadikan jalan alternatif dari masyarakat di Dusun Saren khususnya anak-anak sekolah. Disamping jalur sekolah yang lebih aman bagi anak-anak, masyarakat juga diberikan pilihan lain khususnya disaat musim penghujan tiba. Seperti diketahui jalan Barata (Jalan penghubung dusun Kerta dan Dusun Margatengah) sering mengalami longsor sehingga sulit dilalui bahkan tidak jarang tidak bisa dilalui.

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan