Dinas Kesehatan Targetkan 95 Persen Imunisasi JE

Dinas Kesehatan Menargetkan Capaian Imunisasi JE sebesar 95%

kerta.desa.id – Pemerintah Kabupaten Gianyar secara serentak telah melakukan imunisasi Japanese Encephalis (JE) mulai tanggal 5 Maret. Sasaran imunisasi JE adalah umur 9 bulan sampai dengan 15 tahun, dengan jumlah sasaran di Kabupaten Gianyar sebanyak 105.948 orang. Hal ini dikatakan oleh Plh. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, Nyoman Astawa di sela-sela pemberian imunisasi JE di SMPN 2 Gianyar, (9/3).

Dinas Kesehatan Targetkan 95 persen Imunisasi JE

Nyoman Astawa mengatakan imunisasi ini dilakukan serntak pada 5 Maret lalu di 13 puskesmas di kabupatn Gianyar. Pihaknya optimis bisa menyasar semua target dengan mengerahkan semua petugas kesehatan di masing-masing puskesma di Gianyar. Ditambahkan, agar cakupan kampanye imunisasi JE dapat mencapai diatas 95 % seperti yang ditargetkan perlu ada upaya dan dukungan dari berbagai pihak.

“Saya harap masyarakt aktif berpartisipasi dalam kampanye ini untuk mengajak semua sasaran dibawa ke pos pelayanan imunisasi terdekat untuk memperoleh imunisasi JE,” himbau Nyoman Astawa.

Pelaksanaan kampanye imunisasi JE di Kabupaten Gianyar serentak dilaksanakan tanggal 5 Maret 2018, dengan sasaran imunisasi JE umur 9 bulan sampai dengan 15 tahun dengan jumlah pos pelayanan imunisasi JE di Kabupaten Gianyar untuk sekolah terdiri dari PAUD dan TK sebanyak 227 buah, SD sebanyak 295 buah dan SMP sebanyak 44 buah. Sedangkan untuk posyandu sebanyak 571 buah, Pustu sebanyak 63 buah, dan puskesdes 5 buah.

105.948 Anak di Kabupaten Gianyar Jadi Sasaran Imunisasi JE

Ditambahkan Japanese Encephalitis (JE) merupakan penyakit zoonosa yang dapat menyebabkan terjadinya radang otak pada manusia. Penyakit ini bersift arbovirus karena ditularkan melalui hewan kepada manusia melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini telah menyebar di Asia bagian Timur seperti Jepang, Korea dan juga negara-negara di kawasn Asia tenggara seperti Indonesia. JE dapat menimbulkan kematian, gejala sisa berat termasuk kelumpuhan dan keterbelakangan mental. Sampai saai ini belum ada obat untuk Japannese Encephalistis, dan imunisasi adalah satu-satunya cara yang paling efektif untuk mencegah JE pada manusia. Oleh karena itu kata Nyoman Astawa perlu adanya upaya sungguh-sungguh untuk mensukseskan kampanye imunisasi JE ini.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan