Hujan Disertai Angin Kencang Kerap Terjadi, Warga Gianyar Diminta Waspada

Pembersihan Material Longsoran Tebing di Banjar Margatengah

kerta.desa.id – Meningkatnya curah hujan dan angin kencang yang melanda Gianyar sejak beberapa minggu terakhir, mulai memicu  banyak bencana alam seperti banjir, longsor dan pohon tumbang. Meski belum sampai memakan korbann jiwa masyarakat tetap dihimbau waspada. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ginyar, A.A. Gde Oka Digjaya mengakui sejumlah bencana alam yang terjadi dalam beberpa hari terakhir. “Atas sejumlah kejadian itu, petugas BPBD Gianyar telah disiagakan. Setiap ada laporan, langsung ditindaklanjuti,” ucapnya.

Pohon Tumbang Menuju Banjar Susut, Desa Buahan Payangan

Oka Digjaya mencontohkan bencana pohon tumbang menutup akses jalan di Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan. Pohon tersebut tumbang lantaran diterjang hujan deras dan tanah pada akar pohon labil. Petugas BPBD pun langsung terjun ke lokasi tersebut melakukan evakuasi.

Kejadian masih berlanjut, hujan semalaman membuat pohon kelapa tumbang dan menghalangi jalan Pantai Saba di Banjar/Desa Pering Kecamatan Blahbatuh. Berselang beberapa jam, tanah longsor terjadi di sebuah tebing di Banjar Margatengah, Desa Kerta, Kecamatan Payangan. Longosoran tanah itu membawa material pepohonan dan batu yang menutup badan jalan yang menuju ke Kebun Raya Gianyar.

Tanah Longsor Di Jalan Bharata Banjar Margatengah

Oka Digjaya mengatakan setiap kejadian pohon tumbang langsung dipangkas supaya akses jalan tidak terganggu. Termasuk tanah longsor yang menimbun jalan langsung disemprot supaya tidak licin. “Cuaca begini, banyak terjadi longsor dan pohon tumbang, saya harapkan masyarakat untuk lebih waspada,” ujarnya.

Dikatakan daerah rawan bencana, meliputi dataran tinggi seperti Payangan, Tegallalang dan Tampaksiring. Kawasan itu disebut sebagai daerah rawan dengan kondisi tanah yang labil. “Ketika cuaca buruk, untuk menghindari daerah rawan,” tandasnya

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan