Gianyar Wujudkan Kampung KB (Keluarga Berencana)

Pencanangan Kampung KB Tingkat Kabupaten Gianyar Di Banjar Dinas PIlan Desa Kerta

kerta.desa.id Bangun Indonesia dari pinggiran serta tingkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau setara banjar di Gianyar. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PP & KB) Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Putu Sri Ambari sosialisasikan program Kampung KB (Keluarga Berencana) di Ruang Rapat Kantor Desa Kerta Kecamatan Payangan Gianyar. Sosialisasi diikuti jajaran Perbekel Kerta, BPD, PKK, kelian banjar se-Desa Kerta serta pihak terkait. Sosialisasi ini juga ingin memantapkan Desa Kerta khususnya Banjar Pilan sebagai sasaran serta prakarsa warga menjadi Kampung KB.

Kepala Desa Kerta Bersama Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar

Ida Ayu Putu Sri Ambari mengatakan pelaksanaan program Kampung KB merupakan program nasional yang didasari atas stagnannya program KB selama 10 tahun di Indonesia. Program Kampung KB juga dilandasi atas menurunnya gaung program KB hingga menurunnya kegiatan operasional KB di lapangan serta program KB tidak lagi dijadikan prioritas dalam pembangunan di desa. Sehingga atas dasar tersebut Presiden Jokowi meluncurkan program Kampung KB secara nasional di Cirebon 14 Januari 2016 lalu. Sedangkan di Bali program Kampung KB rencananya akan dirubah menjadi Banjar KB, namun karena kebijakan secara nasional nama tersebut tidak boleh diganti. “Presiden Jokowi mengatakan keluarga yang sehat dan sejahtera harus direncanakan dan batasi jumlah anak cukup dua orang,” cetusnya.

Desa Kerta khususnya Banjar/Desa Pakraman Pilan yang akan dijadikan Kampung KB merupakan salah satu banjar yang paling layak memperoleh program ini. Desa Pakraman Pilan memiliki jumlah 174 KK dan sebanyak 95 KK memperoleh bantuan raskin dari pemerintah. Pembentukan program Kampung KB disamping untuk mewujudkan kualitas hidup masyarakat di kampung dengan KB, program ini juga diharapkan bisa memberdayakan keluarga dengan membangun keluarga kecil berkualitas menuju Kabupaten Layak Anak. Persyaratan pembentukan Kampung KB salah satunya tersedianya data kependudukan yang akurat, komitmen pemerintah kabupaten serta jajarannya serta partisipatif aktif masyarakat. Di Banjar Pilan juga terdapat jumlah keluarga pra KS yang diatas rata-rata, sedangkan peserta KB juga di bawah rata-rata.

Senada yang sampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Gianyar, I Ketut Suweta, jika Banjar Pilan layak memperoleh program Kampung KB, kedepan berbagai akses pembangunan akan diperoleh banjar setempat. Sehigga daerah tersebut tidak lagi menjadi daerah terbelakang, terpencil dan sebagainya. Karena berbagai fasilitas akan dibangun serta akses akan mulai dibangun di daerah Kampung KB. “Untuk membangun dan menggerakan pembangunan desa, sebelumnya Bupati Gianyar, A.A. Gde Agung Bharata datang dan menerjunkan SKPD terkait untuk mebangun Desa Kerta yang menjadi salah satu daerah wisata agro di Kabupaten Gianyar” paparnya.

Perbekel Kerta, I Made gunawan menyambut baik program Kampung KB, sosialisasi yang diberikan Ketua Antar Bidang BKKBN Provinsi Bali, Desak Nyoman Tri Arsini, akan menggugah partisifasi serta semangat membangun warga. Pihaknya berharap, Desa Kerta yang berlokasi di penghujung utara Kabupaten Gianyar memiliki akses seperti desa lain di Gianyar. Pembangunan desa juga bisa setara dengan yang lainnya, sehingga Nawacita Presiden Jokowi bisa dimulai dari Desa Kerta.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan